Hati - hati Bukti Transfer Bank Palsu, Pengalaman Jual Barang Seken

Bukti Transfer Bank Palsu
Ilustrasi Gambar Jual Beli di Marketplaces
Hati - hati Bukti Transfer Bank Palsu, Pengalaman Jual Barang Seken - Media online saat ini berkembang pesat sekali dengan menawarkan banyak kemudahan contohnya saja seperti transaksi jual beli online yang kerap dilakukan orang zaman now. Tapi dengan kemudahan tersebut bukan berarti kita woles - woles saja dan menikmati perkembangan teknologi ini tanpa harus berhati - hati.

Minggu lalu saya berniat menjual laptop yang biasa saya pakai untuk menunjang kegiatan bekerja, browsing dan blogging. Setelah mengambil beberapa foto penampakan fisik laptop dan membuat daftar spesifikasinya serta minus nya lalu saya putuskan untuk menjualnya di marketplaces olx yang memang sudah dikenal sebagai situs yang memberikan kemudahan dalam jual beli barang second hand alias bekas di Indonesia. Dengan fitur -fitur iklan yang bagus dari olx semua calon penjual akan sangat terbantu mengiklankan produk jualannya.

Hari pertama saya posting iklan ada 2 orang calon pembeli yang menghubungi saya via whatsapp dan keduanya pun mundur karena harga belum sesuai.

Kedua pembeli tersebut saya tolak karena nawarnya Afgan banget T_T

Hari kedua ada calon pembeli potensial yang langsung nanya ongkos kirim ke kota Surabaya. Selengkapnya langsung saja cek screenshot percakapan saya dengan calon pembeli (penipu) di bawah ini.

Bukti Transfer Bank Palsu
screenshot pribadi

Disini saya sebenarnya menghindari yang namanya kirim mengirim ke luar kota karena resiko barang malfungsi akibat guncangan atau perlakuan pihak ekspedisi walaupun sudah memakai asuransi sekalipun. 

Bukti Transfer Bank Palsu
Screenshot pribadi

Normalnya pembeli itu nawar barang atau sekedar menanyakan minus mengenai barang yang dijual. Penipu ini sepertinya mau main cepat jadi doi langsung nanya total harga barang + ongkirnya. Sampai saya bela - belain melipir ke JNE terdekat buat nanya kisaran harga ongkirnyadari Tangerang ke Surabaya.

Bukti Transfer Bank Palsu
Screenshot pribadi

Langsung saja saya kasih nomor rekening saya "keep husnudzan" saja deh. Enggak berselang lama penipu ini kirim bukti transfer dan saya langsung percaya dengan membalas dengan jawaban "siap gan" saking semangatnya dan seneng banget akhirnya laku juga.

Bukti Transfer Bank Palsu
Screenshot pribadi

Merasakan ada yang janggal saat cek saldo ternyata saldo belum bertambah lalu saya cek lagi melalui mutasi rekening via internet banking dan ternyata masih belum ada record transaksi apapun. Saya ketipu nih sepertinya. Penipu masih belum menyerah dengan menanyakan aktivasi kode, ini yang bikin saya bingung sejak kapan transfer via atm mesti pake aktivasi kode karena setahu saya tidak memerlukan aktivasi atau otentikasi apapun.

Bikin simpel saja. Kalau sudah transfer berati saldo bertambah. Kalau belum bertambah ya berarti belum transfer. titik!

Sebelum melanjutkan percakapan dengan calon pembeli (penipu) saya browsing di internet ternyata ada banyak warganet yang mengalami hal serupa. Berawal dari jual barang di olx lalu pelaku memberikan bukti transfer palsu yang kebanyakan via Bank Mandiri setelah itu korban disuruh ke atm bank terdekat untuk melakukan otentikasi yang bisa menyebabkan saldo kita berkurang.

Buat pelajaran saja untuk kita agar lebih berhati - hati dalam melakukan transaksi jual beli online dimana ternyata yang bisa menjadi korban bukan hanya pembeli saja tetapi penjual pun bisa menjadi korban penipuan online juga.

Pembeli dan penjual keduanya sama - sama bisa menjadi pelaku maupun menjadi korban penipuan jual beli online. Waspadalah!...waspadalah!

Sebelum membeli atau menjual barang seken sebaiknya meperhatikan beberapa tips yang saya rangkum berdasarkan pengalaman saya sebagai pembeli maupun penjual di dunia maya khususnya barang - barang seken. Berikut tipsnya!

Tips Aman Berbelanja OLX 

  1. Filter lokasi yang mulai dari yang terdekat atau terjangkau dari lokasimu berada.
  2. Biasakan COD (Cash on Delivery) biar afdol sekalian cek kondisi barang biar gak kecewa.
  3. Kalau COD sendirian pastikan ketemuan di tempat umum yang aman dan ramai.
  4. Jangan sampai tergiur tawaran menarik atau dijanjikan barang pasti dikirim.
  5. Beli di lapak yang sudah recommended atau berstatus verified/ premium member.

Tips Aman Berjualan di OLX

  1. Jangan kirim barang sebelum ada konfirmasi dari marketplaces terkait mengenai status pembayaran.
  2. Bikin ketentuan layanan (TOS)  yang disetujui pembeli dan penjual, catat dengan jelas di lapakmu.
  3. Berikan informasi yang lengkap dan jelas terkait iklan barang yang dijual
  4. Biasakan COD (Cash on Delivery) apalagi untuk barang seken. Sekalian ketemu calon pembelinya.
  5. Kalaupun sudah pembeli terlanjur transfer berarti pembeli menyetujui TOS dan apa apa yang ada pada produk tersebut tanpa terkecuali, ketika meminta bukti transfer pastikan cek juga saldo rekening/ mutasi rekening apakah ada transaksi saat itu juga. Uang transferan via atm bank pasti akan masuk pada hari, jam, menit dan detik itu juga.
  6. Jangan mau kalau disuruh ke atm dan disuruh masukin kode otentikasi, itu usaha untuk penipuan.

Info Nomor HP Penipu : 082289117191

Sekian cerita pengalaman saya melakukan transaksi jualan online di marketplaces olx. Mungkin teman - teman punya cerita serupa silakan berbagi ceritanya dengan memberikan komentar pada kolom komentar dibawah.

5 comments:

  1. banyak cara menipu dalam jual beli sekarang. ati ati banget, mending ajak ketemu dah kalo jual beli. salam. ayahbloggerdotcom

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul kalau untuk beli barang 2nd mending ajak COD aja..biar tahu bentuk fisiknya dan bisa ngetes langsung

      Delete
  2. Replies
    1. iya pak semoga bisa buat pengalaman yang lainnya biar lebih hati - hati

      Delete
  3. kam*ret bgt ya tuh penipu..kesel jg saya bacanya hahaha
    jadi pembelajaran bagi kita buat hati-hati belanja online. bener jg mas mending COD

    ReplyDelete

- Admin tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis.
- Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.