Tulis sesuatu dan tekan enter

author photo
By On
fintech terpercaya
Halo teman-teman pembaca apa kabarnya kalian? Semoga baik ya, alhamdulillah!

Kali ini saya mau memposting mengenai pengalaman saya terjun langsung ke pengguna layanan dan produk salah satu produk fintech yang sasarannya ada di daerah pedesaan nih. Pasti nggak pernah dengar kan ada fintech yang blusukan hingga ke daerah pedesaan.

Istilah fintech pasti sudah familiar di telinga teman-teman. Apalagi yang sudah sering pinjam uang secara online. Pasti sudah hafal banget nama-namanya hingga sudah nyicip gurihnya layanan ini.

Jadi FinTech adalah singkatan dari Financial dan Technology yang mana merupakan sebuah terobosan dan inovasi terbaru di bidang jasa keuangan. Saat ini bisnis yang sudah menerapkan fintech sudah banyak diantaranya seperti jual beli saham, alat pembayaran, pinjaman uang dan investasi.

Di Indonesia sendiri aktifitas start up fintech di tahun 2018 terbilang cukup happening banget. Bisa dilihat dari banyaknya start up yang mulai berlomba-lomba untuk memudahkan konsumennya. Salah satu yang lagi tren saat ini yaitu layanan pinjaman uang secara online atau yang dikenal dengan istilah peer to peer lending.

Namun perlu diperhatikan sebagai pengguna kita juga harus cermat dan jeli dalam menggunakan produk dan layanan mereka, pastikan bahwa produk dan layanan mereka sudah mengantongi izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Karena sudah cukup banyak fintech ilegal yang merugikan masyarakat dengan iming-iming pinjaman yang memberikan keuntungan besar tanpa resiko.

Pengalaman terjun ke lapangan bareng fintech

microfinance amartha
Dok Istimewa
Perjalanan minggu lalu bertajuk Amartha Village Tour Ciseeng ini mengenalkan saya dan tim kepada ibu-ibu pengusaha mikro tepatnya di daerah Ciseeng, Bogor-Jawa Barat. Setelah saya terjun langsung ke lapangan ternyata saat ini sektor mikro di daerah masih belum berkembang karena sulitnya mendapatkan pinjaman modal usaha bagi pengusahan mikro.

Keterbatasan jaminan, belum memiliki rekening, pendapatan yang fluktuatif, tidak ada sejarah kredit yang bagus menjadi hambatan untuk meminjam modal usaha di bank

Bahkan ada yang terpaksa meminjam kepada rentenir supaya bisa mendapatkan modal untuk usaha. Kasihan kan? Nah mungkin dari teman-teman pembaca ada yang mau menginvestasikan sebagian dananya untuk para pengusaha mikro di daerah tersebut secara online.

Nah melihat kondisi ini hadirlah Amartha sebagai penghubung pengusaha mikro dengan pemodal secara online.

Kenapa harus investasi online di Amartha?

Pertanyaannya kenapa sih harus investasi online di Amartha? Baik berikut ada 5 poin penting yang perlu teman-teman ketahui mengenai investasi online ini.

#1. Amartha Sudah berdiri sejak tahun 2010

peer to peer landing amartha
Dimana fintech saat itu belum booming seperti sekarang, Amartha sudah berdiri sebagai lembaga keuangan mikro dengan misi menghubungkan pelaku usaha di pedesaan yang kesulitan mendapat modal usaha.

Sekarang seiring perkembangan inovasi dan teknologi Amartha tumbuh berkembang menjadi fintech peer to peer lending untuk menghubungkan langsung pengusaha mikro dengan pemodal secara online. Hingga saat ini telah melayani lebih dari 145.000 mitra usaha mikro, dengan 0% gagal bayar dan satu lagi yang penting "sudah mengantongi izin dari OJK".

#2. Investasi aman dan menguntungkan

Untuk penyaluran dana modal usaha Amartha menerapkan sistem berbasis kelompok (Group Lending) yang merupakan salah satu bentuk investasi yang menguntungkan dan meminimalisir resiko investasi para pemberi modal usaha.

Mungkin teman-teman pernah dengar istilah tanggung renteng, yaitu merupakan sistem pembayaran melalui kelompok di mana para anggota diwajibkan secara kolektif turut bertanggung jawab untuk membayar angsuran anggota lain yang gagal bayar dalam kelompok tersebut.

Group lending ini biasanya berisi antara 15 - 25 orang dalam satu wilayah. Tentunya paham kan bagaimana serunya ibu-ibu kalau lagi ngumpul bareng? solid, loyal dan tangguh. Mungkin ini yang dinamakan The Power of Emak-emak hehe.

Imbal hasil didapat juga cukup dinamis di rata-rata 15% p.a sesuai dengan profil mitra usaha yang di di danai. Apalagi untuk investor pemula bisa dibilang cukup mudah dan ringan hanya dengan 3 juta rupiah saja kita sudah bisa bervinvestasi di sektor yang menguntungkan ini.

#3. Memberikan dampak social impact yang luar biasa

pemodal pengusaha mikro di pedesaan
Pengusaha mikro yang mendapatkan pinjaman modal secara online tentunya sangat terbantu sekali dengan adanya fintech ini. Ibu-ibu pedesaan yang biasanya hanya memasak, mencuci atau bertani sekarang sudah bisa membantu meringankan beban suami. Bahkan ada yang bisa sampai menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang perguruan tinggi #PerempuanTangguh

Contoh 1
Ibu Ratna yang dulu kesulitan untuk mengembangkan usaha kesetnya, sekarang berkat bantuan pemodal online Ibu Ratna sudah bisa meningkatkan produksi keset dan bisa memberdayakan ibu-ibu di disekitar rumahnya yang mau ikut belajar dan mendapatkan penghasilan tambahan.
pengrajin keset ciseeng


Contoh 2 
Berkat pemodal online juga Ibu Lilis sekarang bisa membantu usaha suaminya dan memberdayakan warga di sekitar rumahnya yang dikenal dengan desa Pengrajin Besi. usaha Ibu Lilis saat ini sudah memproduksi berbagai macam peralatan berbahan dasar besi seperti pisau, arit, golok dan timbangan. Penjualannya sudah sampai keluar Jawa lho. Keren!
usaha mikro ciseeng

Contoh 3
Ibu Apsiah yang sempat diliput beberapa stasiun televisi ini juga merupakan pengusaha mikro yang usahanya adalah ternak dan menjual ikan cupang. Berkat pemodal online juga sekarang Ibu Apsiah mampu memproduksi sekitar 5000 ekor cupang setiap bulannya.
Saya lagi milih ikan cupang buat dibawa pulang:)

#4. Pemodal bebas memilih mitra (borrower)

marketplaces peminjam dana

Layaknya marketplaces pada umumnya kita sebagai investor atau pemberi pinjaman bebas memilih usaha mikro yang akan diberikan pinjaman. Kita bisa menelusuri calon peminjam berdasarkan sektor usahanya, lokasi usaha, plafon pinjaman maupun skoring disesuaikan dengan pertimbangan resiko kita.

Setiap profil peminjam di marketplace sudah dilengkapi indikator skor kredit jadi nggak perlu takut untuk berinvestasi. Selain itu untuk bisa meyakinkan lagi kita selaku pemberi pinjaman, bisa juga bertemu langsung calon peminjam ketika tim Amartha melakukan pelayanan minggunan.

Nantinya di dalam akad, pendana mengetahui kepada siapa dan apa tujuan peminjaman tersebut. Informasi angsuran ditampilkan secara online di dashboard pendana. Imbal hasil yang tersedia bisa ditarik kapan saja sehingga menjadikannya liquid

Nah keren kan? Ini baru cara investasi yang mudah, aman dan transparan.

#5. Dikelola oleh profesional berpengalaman

Selain menggunakan teknologi yang canggih serta sistem yang sudah teruji dengan sistem tanggung renteng atau group lending menjadikan Amartha sebagai perusahaan fintech berpengaruh di Indonesia.

Jangan lupakan juga peran serta tim yang berdedikasi tinggi dan profesional dibidang perbankan dan teknologi jelas akan membantu pertumbuhan ekonomi inklusif dan mendukung investasi aman.

Jadi buat teman-teman yang bingung mau nih cari investasi online yang aman dan memberikan dampak sosial yang nyata bisa langsung saja mengakses website Amartha dan rasakan kemudahan hanya dengan 3 langkah Daftar, Telusuri dan Transfer.

Selamat berinvestasi!





Gambar utama via Mediakonsumen

1 komentar:

avatar

Sudah seharusnya fintech merambah ukm..sehingga pengelolaan yang tadinya sederhanan bisa ditularkan untuk berkembang menjadi profesional.. dan dengan demikian...pembangunan menjadi rata tidak hanya menjadi milik sebagian pengusaha saja.

- Centang kotak Notify me untuk mendapatkan notifikasi komentar.
- Admin tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis.
- Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Click to comment