Ad Code

Responsive Advertisement

Alasan Kenapa Jurusan Teknik Sipil Identik dengan Laki-laki

pekerja teknik sipil

Jurusan teknik sipil merupakan salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang pembangunan, perancangan, merenovasi. Tidak hanya diterapkan dalam gedung dan infrastruktur, tapi juga mencakup berbagai kebutuhan infrastruktur lingkungan yang bersifat vital untuk kemaslahatan bersama. Saat ini, semakin banyak calon mahasiswa yang berminat mengambil jurusan ini.

Namun, baik disadari atau tidak, jurusan kuliah teknik sipil ternyata didominasi oleh mahasiswa laki-laki dibanding perempuan. Yuk kita cari tahu kenapa laki-laki lebih mendominasi jurusan kuliah Teknik Sipil!

1. Orientasi Mahasiswa Dinilai Lebih Berat dari Jurusan Lain

Sudah menjadi rahasia umum, bahkan hampir di semua Universitas, jika orientasi mahasiswa Fakultas Teknik sangat berat. Tidak terkecuali Teknik Sipil. Belum lagi kakak tingkat yang terlihat tegas dan galak membuat nyali para perempuan menciut. Sebenarnya, orientasi mahasiswa seperti ini dilakukan bukan tanpa alasan.

Hal ini dilakukan untuk melatih mental dan fisik mahasiswa Teknik Sipil. Kenapa demikian? Jurusan ini terkenal dengan tugas yang banyak, hingga sering membuat mahasiswa tidak tidur semalaman. Mendapat tugas kuliah yang tidak ada habisnya, tentu mahasiswa membutuhkan mental kuat agar tidak mudah goyah.

Kesehatan fisik juga penting agar tidak sering tumbang dan sakit. Bukan hanya itu, saat terjun di dunia kerja, kekuatan mental dan fisik juga sangat diperlukan.

2. Lebih Sering Praktek di Lapangan

Sebagian besar perempuan tidak memilih jurusan ini karena mengira akan sering praktik di luar lapangan. Mungkin mereka enggan berlama-lama di bawah terik matahari. Banyak yang belum tahu, bahwa anggapan tentang Teknik Sipil ini tidak benar.

Praktik lapangan hanya memiliki persentase sekitar 30% dari jumlah keseluruhan mata kuliah yang ada. Masih lebih sering beraktifitas di ruang kuliah daripada di lapangan. Bahkan, beberapa praktikum juga dilakukan di ruangan, seperti menggambar bangunan, tes tanah dan semacamnya.

3. Dosen Killer Menjadi Momok Bagi Mahasiswa

Sepertinya, hampir semua jurusan didominasi oleh dosen yang tidak bersahabat dengan mahasiswanya. Tapi, tampilan Teknik Sipil terlihat kaku dan keras membuat keberadaan dosen killer di jurusan ini lebih mencolok. Mungkin para perempuan enggan mengambil resiko mengenai hal ini.

Banyak mahasiswa yang tidak menyadari, dosen bersikap demikian untuk kebaikan anak didiknya. Dosen menganggap mahasiswa adalah aset yang berharga untuk bangsa. Itulah alasan mereka bertindak tegas, supaya menjadi lulusan yang tidak lembek dalam berbagai aspek.

4. Belum Banyak yang Tahu Prospek Kerja Teknik Sipil

Fresh graduate jurusan ini lebih banyak menganggur dibanding jurusan lain. Hal ini karena peluang kerja Teknik Sipil terbilang sangat sedikit. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Banyak perusahaan milik pemerintah maupun swasta yang membuka peluang untuk jurusan ini.

Profesi dengan gaji tinggi yang dapat dimasuki oleh sarjana Teknik Sipil diantaranya perusahaan pertambangan, proyek infrastruktur, eksplorasi minyak lepas pantai, perusahaan BUMN, dan masih banyak lagi. Lulusan jurusan ini juga memiliki kesempatan untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

5. Persaingan Kerja Setelah Lulus

Saat ini, persaingan kerja antara laki-laki dan perempuan sudah sangat adil. Hampir semua jenis pekerjaan dapat dimasuki oleh perempuan, baik teknik maupun non teknik. Oleh karena itu, memilih jurusan kuliah tidak boleh sembarangan.

Banyak perempuan yang lulus dengan ijazah Teknik Sipil, tapi tidak satu pun pekerjaan yang berhubungan dengan jurusan ini cocok dengan mereka. Dalam hal ini, wanita tidak ingin menyesal dan mengambil resiko di kemudian hari.

Selain itu, banyak yang tidak kuat setelah kerja di industri yang dirasa berat. Hal ini bukan untuk menjatuhkan kaum perempuan, tapi memang terbukti ada kondisi demikian di lapangan. Meski stigma laki-laki masih sulit dihilangkan, seiring berjalannya waktu, jurusan teknik sipil mulai banyak diminati oleh perempuan.

Tidak sedikit pula pekerjaan dalam jurusan ini yang bisa ditangani oleh perempuan, seperti arsitek dan gambar bangunan. Jadi, bagi para perempuan, sudah tidak perlu khawatir dan enggan untuk memasuki jurusan ini ya!

Feature Image : www.pexels.com/photo/silhouette-of-man-holding-onto-metal-frame-3609139/

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code

Responsive Advertisement